REVIEW JURNAL “Possible Transmission of Cryptosporidium canis among Children and a Dog in a Household”


Cryptosporidiosis adalah salah satu bentuk infeksi usus halus yang disebabkan oleh protozoa intraselular yaitu Cryptosporidiom sp. Anjing bisa menjadi sumber yang signifikan terhadap Cryptosporidiosis pada manusia. Hal tersebut  berdasarkan pengamatan transmisi langsung Cryptosporidium parvum dari sapi ke manusia.Meskipun terdapat banyak jenis Cryptosporidiom, hanya satu aja yaitu Cryptosporidium parvum yang diangapsebagai penyebab infeksi pada mamali. Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat memperlihatkan terjadinya Cryptosporidiosis  yang ditimbulkan akibat hubungan  antara manusia dengan anjing. Baru-baru ini studi epidemiologi molekuler menunjukkan bahwa  anjing terinfeksi oleh Cryptosporidium canis dan kucing  terinfeksi oleh Felis Cryptosporidium, manusia terinfeksi oleh hominis Cryptosporidium dan  Cryptosporidium parvum. Peran hewan dalam  transmisi Cryptosporidiosis manusia mungkin terbatas. Hanya sedikit manusia yang terinfeksi oleh Cryptosporidium canis dan Cryptosporidium felis.  Penelitian  terbaru mengenai terjadinya  infeksi hominis Cryptosporidium pada orang yang terinfeksi Cryptosporidium canis menunjukkan bahwa infeksi Cryptosporidium canis pada manusia disebabkan karena anthroponotic bukan transmisi zoonosis.

Dalam studi ini, dilaporkan terjadinya  transmisi  Cryptosporidiosis antara manusia dan anjing di dalam rumah tangga di Lima, Peru. Setelah dilakukan studi penelitian di identifikasi terjadi infeksi Cryptosporidium  pada seorang anak, anak tersebut mengalami transient diare pada dua hari berikutnya. Infeksi Cryptosporidiosis pada gadis ini terjadi sampai tigakali episode dan tidak menimbulkan gejala klinis. Kemudian dilakukan pengumpulan spesimen tinja terhadap saudara laki laki dan hewan yang tinggal di rumah tersebut yaitu, ayam, kelinci dan anjing. Namun yang positif Cryptosporidium hanya saudara laki laki dan anjing. Anjing tersebut tetap sehat selama masa infeksi. Dari hasil analisis laboratorium dapat diketahu bahwa anak, saudara laki lakinya, dan anjingnya yang tinggal dalam satu rumah tersebut terinfeksi Cryptosporidiosis yaitu genotipe dari canis Cryptosporidiosis. Semua urutan gen yang diperoleh dari spesimen anak, saudara laki laki, dan anjing yaitu SSU rRNA yang identik satu sama lain dan dengan referensi C. canis urutan (AF112576) yang  disimpan dalam database GenBank.SimakBaca secara fonetik Ini adalah laporan pertama  terjadinya transmisi C. canis  antara anggota yang tinggal dalam satu rumah tangga.  Dalam studi ini anak, saudara laki laki, dan anjingnya , semua terinfeksi dengan C. Canis. Cryptosporidium  umum ditemukan di anjing hanya kadang-kadang ditemukan pada anak-anak. Intrafamilial transmisi C. canis mungkin terjadi dalam rumah tangga karena infeksi C. canis dalam komunitas studi jarang dan tidak terlihat terjadinya peningkatan canis C. terjadinya C. canis pada manusia dan kejadian umum C. canis pada anjing menunjukkan bahwa anjing mempunyai  kemungkinan yang besar sebagai sumber infeksi pada dua anak tersebut. Namun, sebagaimana disebutkan sebelumnya, transmisi C. canis antara orang-ke-orang terbukti terjadi pada pasien AIDS . Perlu diwaspadai untuk menjaga kesehatan masyarakat bahwa C. canis adalah Cryptosporidium sp. Dan apabila manusia pada kondisi menurun maka bisa terjadi transmisi C,Canis dari anjing ke manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s