Diagnosa, Pengendalian dan Kontrol Terhadap Brucellosis

Diagnosa yang dapat dilakukan untuk screening digunakan uji rose bengal atau rapid agglutination test. Jika positif terhadap uji rose bengal perlu dilanjutkan dengan uji reaksi pengikatan komplemen (Complement Fixation Test) atau ELISA. Untuk daerah baru terpapar, diagnosis harus dilanjutkan dengan isolasi Br.abortus. Uji serum aglutinasi pada manusia sering ditemukan false negatif meskipun sebenarnya mempunyai titer yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini digunakan uji coombs atau anti human globulin test, disamping uji serum aglutinasi dan uji pengikatan komplemen. Isolasi B.abortus pada sapi dilakukan dengan mengirimkan cairan, membran fetus, susu, kelenjar limfe supramamaria dalam keadaan segar dan dingin ke laboratorium (Noor, 2009).

Adapun kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk mengendalikan, mencegah, dan memberantas Brucellosis tersebut antara lain pengawasan lalu-lintas, vaksinasi dan test and slaughter (potong bersyarat). Pengendalian brucellosis dengan sistem test and slaughter akan dapat dicapai apabila prinsip-prinsip pengendalian dilakukan sesuai prosedur dimana semua sapi yang positif dipotong serta pengawasan lalulintas yang ketat antar pulau, Propinsi, Kabupaten/ kota (Noor, 2009).

Pada manusia pengobatan dapat dilakukan dengan tetrasiklin yang diberikan selama 2-4 minggu. Pada kondisi yang parah pengobatan dikombinasikan dengan streptomisin. Pada hewan khususnya sapi kasus brucellosis umumnya tidak berespon baik terhadap pengobatan. Oleh karena itu tindakan yang dilakukan didasarkan pada tinggi rendahnya prevalensi penyakit di suatu daerah. Pada daerah dengan prevalensi < 2% dilakukan tindakan pengujian dan pemotongan (test and slaughter) sedang daerah dengan prevalensi > 2% dilakukan vaksinasi menggunakan vaksin Br. abortus strain 19 (Noor, 2009).

 

Noor, Susan Maphilindawati. 2009. Epidemiologi Dan Pengendalian Brucellosis Pada Sapi Perah Di Pulau Jawa. Balai Penelitian Veteriner. Bogor

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s